Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur

Program Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur


Profil Lulusan

Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur Politeknik Manufaktur Bandung (Prodi MTr. RTM Polman Bandung) memberikan kesempatan pengembangan diri para peserta didik untuk mempertajam profil, mengubah peran dari teknis menjadi pemimpin (leadership position) dengan mengkombinasi pendalaman pengetahuan dan keahlian teknologi rekayasa serta pengelolaan manufaktur dalam mendukung inovasi dan kewirausahaan. Dengan mempelajari teknologi maju dalam perancangan dan manufaktur akan memberikan dampak yang signifikan terhadap keberlanjutan perkembangan industri manufaktur. Prodi MTr. RTM Polman Bandung memberikan kompetensi untuk mentransformasi teknologi pada perusahaan. Dimana, bukan hanya kompetensi untuk mengikuti/menggunakan teknologi saja, tetapi dapat menjadi pengelola pada perusahaan yang sudah mapan maupun sebagai wirausahawan pada perusahaan yang dibangunnya sendiri.

Prodi MTr. RTM Polman Bandung dirancang secara komprehensif dan terpadu untuk memfasilitasi para profesional yang memiliki latar belakang STI dengan keahlian/kompetensi khusus yang diperlukan dalam mencapai keberhasilan ekonomi digital pada tingkat persaingan global. Prodi MTr. RTM Polman Bandung mempersiapkan lulusannya untuk dapat berhasil meniti karir profesional pada kombinasi kedalaman kompetensi antara teknologi maju dan pengelolaan terkini di bidang perancangan dan manufaktur. Sehingga para lulusan dapat berkontribusi aktif dalam memberikan solusi teknologi dan pengelolaan terkait dengan tantangan besar yang dihadapi pada era revolusi industri saat ini dan mendatang yang diwarnai dengan multi dan interdisipliner. Dengan memiliki kompetensi serta penguasaan terhadap teknologi sekaligus pengelolaannya, para lulusan diharapkan dapat memposisikan diri pada lingkungan kerja yang membutuhkan kombinasi kedua kompetensi tersebut. Pada tabel Profil Lulusan ditampilkan beberapa karir yang memungkinkan diambil oleh lulusan Prodi MTr. RTM.


Tabel Profil Lulusan

Profil Kompetensi
Konsultasi Rekayasa dan Pengelolaan (Engineering or Management Consulting) Lulusan S2 Terapan di bidang RTM dapat bekerja sebagai ahli perencanaan dan implementasi konsultasi proyek yang kompleks dalam aspek bidang teknologi & pengelolaan
Pengelolaan Produk (Product Management) Lulusan S2 Terapan di bidang RTM dapat bekerja sebagai ahli pengembangan produk-produk teknik atau layanan system
Pengembangan Usaha (Business Development) Lulusan S2 Terapan di bidang RTM dapat bekerja dalam pengembangan dan implementasi model dan ide usaha baru,
Pengelolaan Teknologi dan Inovasi (Technology and Innovation Management) Lulusan S2 Terapan di bidang RTM dapat bekerja melakukan penelitian dan pengembangan (R&D) serta strategi proses inovasi.
Pemasaran dan Penjualan Teknologi (Technology Marketing and Sales) Lulusan S2 Terapan di bidang RTM dapat bekerja penciptaan pasar dan strategi penjualan terhadap produk dan layanan berteknologi tinggi (high-tech),
Pengelolaan Proyek (Project Management) Lulusan S2 Terapan di bidang RTM dapat bekerja dalam membimbing dan bertanggung jawab atas proyek teknologi yang kompleks

Capaian Pembelajaran

Lulusan program studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur (RTM) memiliki kecakapan dalam memanfaatkan teknologi perancangan dan manufaktur serta pengelolaan penerapannya untuk mengembangkan produk dan mengoptimalkan profesinya dengan kecakapan memimpin kelompok perekayasa produk atau sistem pengelolaannya, serta memiliki wawasan pengelolaan yang memadai untuk menjalankan usaha di bidang industri manufaktur.

Tabel Capaian Pembelajaran

No. Capaian Pembelajaran
1
Aspek Sikap
1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.
2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa.
5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.
6. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
11. Memiliki kemauan belajar dan motivasi diri untuk mengetahui dan menguasai hal-hal baru.
2
Aspek Pengetahuan
1. Menguasai teori probabilitas, statistika, statistik proses kontrol untuk memecahkan permasalahan optimasi teknologi manufaktur dan pengelolaannya.
2. Menguasai teori pembangunan dan pengembangan rantai pasok, sistem perhitungan biaya-waktu-rantai pasok dan penjadwalan sesuai kondisi pasar dan perusahaan untuk optimasi pengelolaan sistem manufaktur.
3. Menguasai teori pengelolaan aliran material, tata letak peralatan, transportasi dan ergonomi untuk optimasi teknologi manufaktur dan pengelolaannya.
4. Menguasai teori penerapan sistem penjaminan mutu, sistem tarik, kanban, 7+1 waste, JIT dalam TPS untuk optimasi pengelolaan sistem manufaktur.
5. Menguasai teori penerapan sistem perencanaan MRP dan ERP untuk optimasi pengelolaan sistem manufaktur.
6. Menguasai teori berbagai desain for X (manufaktur, pemeliharaan, assy/disassy, otomasi, lingkungan, user friendly) untuk mendukung manufaktur ramah lingkungan dan inovasi produk.
7. Menguasai teori analisis elemen hingga untuk optimasi produk manufaktur.
8. Menguasai teori material maju dan pengujiannya untuk mendukung optimasi teknologi manufaktur maju dan manufaktur ramah lingkungan.
9. Menguasai teori manufaktur cerdas dan penerapan IoT (Internet of Things), CPS (Cyber Physical System), cloud system untuk optimasi rekayasa produk dan pengelolaan manufaktur maju yang ramah lingkungan.
10. Menguasai metodologi penelitian sebagai cara ilmiah yang rasional, sistematis, dan empiris, untuk mengkaji permasalahan pada sistem maupun produk manufaktur.
11. Menguasai teori sistem manufaktur dan keterkaitan antar unsur dalam sistem manufaktur yang diperlukan untuk merealisasikan ide atau desain menjadi produk.
3
Aspek Keterampilan Umum
1. Mengembangkan pola pikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif pada aplikasi teknologi berwawasan humaniora untuk menciptakan purwarupa, desain, karya seni, atau inovasi terapan, serta menyusun karya ilmiah setingkat tesis yang dipublikasikan atau dipamerkan.
2. Melaksanakan pengujian dan validasi akademik sesuai kepakaran guna memecahkan problematika di kalangan masyarakat maupun sektor industri.
3. Merumuskan gagasan serta penalaran teknis secara bertanggung jawab sesuai kaidah etik akademik, kemudian membagikannya kepada komunitas akademik dan khalayak umum.
4. Menentukan fokus kajian riset dan memposisikannya dalam kerangka penyelesaian isu yang komprehensif melalui pendekatan lintas disiplin (interdisiplin/multidisiplin).
5. Menetapkan keputusan penanganan masalah teknologi berbasis pertimbangan nilai kemanusiaan dan studi eksperimental terhadap data riil.
6. Memimpin, memperluas, dan meningkatkan kualitas kolaborasi institusional dengan fokus pada mutu luaran serta ketepatan target penyelesaian tugas.
7. Memperkuat kemampuan belajar mandiri serta mendorong kemajuan kompetensi personal dan tim agar tetap relevan dengan dinamika mutakhir.
8. Mengelola arsip, mengamankan, dan menelusuri data purwarupa, rancangan, atau karya seni untuk menjamin orisinalitas serta menghindari pelanggaran hak cipta/plagiarisme.
4
Aspek Keterampilan Khusus
1. Mampu menerapkan teori matematika, sains alam, dan prinsip rekayasa ke dalam prosedur dan praktek teknikal (technical practice) untuk menyelesaikan pekerjaan teknis/masalah prosedural dalam rekayasa di bidang manufaktur.
2. Mampu menerapkan teknologi CAD/CAM/CAE untuk mengoptimalkan inovasi pengembangan produk manufaktur.
3. Mampu menerapkan teknologi 3D scanning dan optimasi surface integration untuk rekayasa balik/mundur produk manufaktur.
4. Mampu menerapkan kerjasama operasional CNC berbasis sistem manufaktur terintegrasi.
5. Mampu mengaplikasikan teknologi material maju, pengujian dan analisis hasil untuk pengembangan produk manufaktur yang ramah lingkungan.
6. Mampu menerapkan ekonomi teknik dan kewirausahaan bidang manufaktur.
7. Mampu mengelola portofolio produk untuk menunjang keberhasilan inovasi produk.
8. Mampu mendemonstrasikan pengetahuan dan penerapan teori teknologi manufaktur, serta prinsip dan strategi pengelolaan resource di industri manufaktur.

Rancangan Pembelajaran

Struktur kurikulum yang diterapkan pada Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur (RTM) mengikuti Peraturan Presiden nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia pada KKNI level 8. Pada Gambar berikut ditampilkan Skema level KKNI (Kualifikasi Nasional Indonesia).

Jenjang kualifikasi KKNI level 8 secara detail dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan/ atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
  2. Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/ atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
  3. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.

Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur Politeknik Manufaktur Bandung (Prodi MTr. RTM Polman Bandung) merupakan program studi multidisiplin yang dirancang guna mempertemukan/ mengkombinasikan aspek rekayasa teknologi maju dan pengelolaan terkini di bidang perancangan dan manufaktur untuk mendukung proses inovasi dan kewirausahaan. Dalam waktu 3 Semester untuk penuh waktu (full-time) dan maksimal 6 Semester untuk paruh-waktu (part-time), Prodi MTr. RTM Polman Bandung menawarkan pengetahuan lengkap terkait pengembangan teknologi-teknologi maju dan pengelolaan terkini melalui sekumpulan modul-modul esensial/ wajib dan  pilihan/ elektif yang sesuai. Dengan pilihan modul yang sangat luas, kurikulum dirancang sedemikian rupa untuk menyesuaikan penajaman profil yang diinginkan masing-masing individu. Modul-modul yang ditawarkan merupakan kombinasi tuntutan penelitian yang berbasis pada proyek (Project-Based Research) dan tantangan riil industri (Industry Based), yang secara berkesinambungan dikaji menyesuaikan perubahan dan perkembangan teknologi. Pada Gambar berikut ditampilkan skema diagram struktur kurikulum untuk Prodi MTr. RTM Polman Bandung.


 

Total beban sks pada program studi MTr. RTM sebanyak 54 sks yang akan ditempuh selama tiga semester. Mata kuliah pada semester 1 terdiri dari tujuh (7) modul esensial atau setara 21 sks yang wajib dipelajari mahasiswa untuk memahami aspek rekayasa teknologi dan pengelolaan dalam mempertimbangkan, mengembangkan dan mengkomersialkan inovasi-inovasi produk berteknologi. Selanjutnya pada semester 2 mahasiswa wajib mengambil 21 sks dengan komposisi mata kuliah yang terdiri dari empat (4) mata kuliah pilihan rekayasa teknologi (12 sks) dan tiga (3) mata kuliah pilihan pengelolaan (9 sks) yang dapat dipilih dan dikombinasikan mahasiswa sesuai dengan preferensi masing-masing individu. Pembelajaran semester 2 merupakan fase pembelajaran penajaman profil terhadap salah satu pilihan pengetahuan dan teknologi rekayasa manufaktur. Kemudian pada akhir program atau Semester 3 difokuskan pada kegiatan menghasilkan Tesis Magister Terapan dengan tahapan yang terdiri dari Proposal tesis dengan beban 4 sks dan Tesis Magister dengan beban 8 sks. Tesis ini diharapkan merepresentasikan kompetensi mahasiswa, berbasis pengetahuan dan keterampilan yang telah didapatkan serta menerapkan metoda-metoda kajian yang dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan riil teknologi serta pengelolaan yang dihadapi industri.

Struktur Kurikulum

Struktur mata kuliah Prodi MTr. RTM ditampilkan pada Tabel Struktur Kurikulum Program MTr. RTM memiliki empat (4) pilihan kekhususan yang terdiri dari Material & Manufacturing Proces (MPA), Product & Tools/ equipment Design (DND), Manufacturing system, Operation & Maintenance (MSO) dan Manufacturing Management & Competitiveness (MCS). Terdapat sejumlah tujuh (7) mata kuliah esensi untuk empat (4) kekhususan Prodi wajib diambil mahasiswa pada semester 1. Tujuh mata kuliah tersebut yaitu advance design manufacturing technologies, advance manufacturing technologies, advanced material, engineering analysis, digital enterprise, total quality management, dan research method. Pada semester 2 terdapat sejumlah empat (4) mata kuliah teknologi manufaktur pada setiap kelompok mata kuliah kekhususan prodi, dan terdapat sejumlah lima (5) mata kuliah pilihan kelompok mata kuliah manufacturing management & competitiveness. Pada setiap kekhususan prodi terdapat satu mata kuliah proyek yang dirancang sebagai preliminary thesis dan diarahkan untuk dilanjutkan menjadi mata kuliah tesis di semester 3. Setiap mata kuliah memiliki bobot tertentu yang mekanisme pembelajaran secara teori dan praktek.  Kodefikasi 3 digit pada sks mata kuliah dapat diartikan bahwa digit pertama merupakan nilai bobot sks teori, digit ke-2 adalah nilai bobot tutorial, dan digit ke-3 merupakan nilai bobot praktek. Dalam perhitungan nilai sks kategori teori atau praktek, nilai bobot sks tutorial adalah dikategorikan sebagai nilai sks teori. Sehingga jumlah sks mata kuliah teori yang dicantumkan pada tabel 1 merupakan penjumlahan dari sks teori dan sks tutorial.

Pillars MPA DND MSO MCS
Research Focus Material & Manufacturing Process Product & Tools/equipment Design Manufacturing System, Operation & Maintenance Manufacturing Management & Competitiveness
Sem 1. Essentials [21 sks]
  • Advance manufacturing technologies [1-1-1 sks]
  • Advance Material [1-1-1 sks]
  • Advance design technologies [1-1-1 sks]
  • Engineering Analysis [1-1-1 sks]
  • Digital Enterprise [1-1-1 sks]
Total Quality Management & Reliability Center maintenance [1-1-1 sks]
Research Method [1-1-1 sks]
Sem 2. Technical & Management Activities [21 sks]
Note: 4 modul of Manufacturing technology and 3 modul of Management.
  • Process analysis in Manufacturing Technology [1-1-1 sks]
  • Digital Manufacturing Technology [1-1-1 sks]
  • Rapid Manufacturing & Tooling [1-1-1 sks]
  • Project (Material & Manufacturing Processes) [0-0-3 SKS]
  • CAE and analysis [1-1-1 sks]
  • Concurrent Engineering/ Design for X [1-1-1 sks]
  • Rapid Tool Design & Development [1-1-1 sks]
  • Project (Product & Tools/Equipment Design) [0-0-3 sks]
  • Digital Performance Management [1-1-1 sks]
  • Artificial & augmented Intelligence [1-1-1 sks]
  • Asset Optimization & Industrial Maintenance [1-1-1 sks]
  • Project (Manufacturing systems, Operation & Maintenance) [0-0-3 sks]
  • Strategic Innovation Management [1-1-1 sks]
  • New Product Development [1-1-1 sks]
  • Entrepreneurship & New Business Development [1-1-1sks]
  • Supply chain Management [1-1-1 sks]
  • Industrial Intelligence quality Management [1-1-1 sks]
Sem 3. Tesis [12 sks]
  • Proposal Tesis [4 sks]
  • Tesis Magister [8 sks]

Melalui perkuliahan di Prodi MTr. RTM Polman Bandung, para peserta didik diharapkan dapat mengembangkan kompetensi berikut:

  • Kedalaman pengetahuan yang fokus pada inovasi, kewirausahaan dan pemasaran yang dapat mengembangkan keterampilan pengelolaan yang diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi maju dan membangun model usaha yang berhasil,
  • Kedalaman pengetahuan dan pengalaman menguasai teknologi maju dalam perancangan dan manufaktur,
  • Kedalaman pengetahuan dan keahlian dalam menangani proyek-proyek riil industri secara terpadu dan interdisipliner,
  • Kedalaman pengetahuan dan pengalaman dalam ekosistem inovasi dan kewirausahaan.

Model pembelajaran yang dirancang bertujuan untuk membekali pengetahuan, pemahaman serta penerapan terhadap rekayasa teknologi, dan pengelolaan yang terpadu agar dapat dihasilkan lulusan sebagai ‘technology leader’ baik dalam memainkan perannya dalam pengelolaan atau kewirausahaan. Walaupun Prodi RTM Polman Bandung memberikan kesempatan untuk memilih variasi modul-modul yang diinginkan, semua modul dirancang dengan pendekatan model pembelajaran yang sama. Modul-modul tersebut dikembangkan berbasis pada kombinasi pembelajaran di kampus dan/ atau magang di industri serta memanfaatkan teknologi agar proses serta pengalaman pembelajaran dapat disampaikan lebih optimal.

Dalam kaitannya dengan model pendekatan pembelajaran, secara umum program pendidikan pada Prodi MTr. RTM Polman Bandung dirancang berbasis pada kebutuhan masing-masing individu, yaitu para peserta dapat memilih untuk belajar penuh waktu (full-time) atau paruh waktu (part-time). Sedangkan untuk penguatan kompetensi yang diharapkan, peserta didik diberikan kesempatan untuk dapat merasakan bekerja pada kondisi yang riil baik dalam aspek tantangan teknologi maupun pengelolaan agar dapat menerapkan serta mempraktekkan pengetahuan yang telah dimiliki untuk mendapatkan tambahan pengalaman serta keahlian yang nyata.

Seluruh modul dirancang berbasis pada pendekatan kepentingan peserta didik (student centered learning) dan menekankan pada interaksi antara pendidik dan peserta didik melalui diskusi kasus, presentasi kelompok, atau praktikum/ praktek di bengkel, studio perancangan, laboratorium. Selain itu, sebagian besar materi modul yang diberikan merupakan kombinasi/ irisan antara rekayasa teknologi dan pengelolaan manufaktur untuk memberikan kompetensi kepada para peserta didik dalam menghadapi/ menyelesaikan tantangan-tantangan global dari berbagai perspektif serta memberikan pola pikir inter dan intra-disipliner. Melalui pendekatan kolaborasi dan kerja kelompok, modul-modul dicirikan dengan proyek-proyek kelompok agar dapat menyelesaikan (solusi) tantangan-tantangan teknologi & pengelolaan secara berkelompok.

Digitalisasi mengubah kebutuhan waktu dan ruang dalam pembelajaran. Sehingga untuk mempertimbangkan perubahan ini, fleksibilitas dan model pembelajaran program dirancang dan disesuaikan agar dapat memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengatur waktu  dan sesuai ketertarikannya.

Berdasarkan KKNI level 8 yang dijadikan acuan, maka karakteristik dan sistem pembelajaran yang terdapat pada Prodi MTr. RTM adalah

  1. Pendidikan yang diselenggarakan berfokus pada teknik rekayasa berbasis teknologi, sains ilmu pengetahuan dan manajemen.
  2. Memiliki kemampuan untuk mengembangkan teknologi yang aplikatif dan terbarukan.
  3. Materi perkuliahan teori menekankan pada kemampuan teknikal dan analisis menggunakan metode kekinian untuk menjadi solusi dari permasalahan pada bisnis dan industri manufaktur.
  4. Materi perkuliahan praktik menekankan pada kemampuan pembuatan sistem dan pengembangan serta teknik evaluasi kinerja yang paling sesuai sebagai solusi dari permasalahan pada bisnis dan industri manufaktur.

Sistem Pembelajaran Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur

  1. Riset yang berorientasi pada produk yang aplikatif dan bagaimana pengelolaan manufaktur produk.
  2. Publikasi pada jurnal nasional terakreditasi pada bidang teknik maupun manajemen industri manufaktur.

Tabel Sebaran mata kuliah teori dan praktek pada setiap semester.

Semester Kode MK Nama Mata Kuliah Bobot SKS Total
SKS
Teori Praktik
1 RTM11213 Advance Design Technologies [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM11113 Advance Manufacturing Technologies [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM11123 Advance Material [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM11223 Engineering Analysis [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM11313 Digital Enterprise [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM11413 Total Quality Management & Reliability Center Maintenance [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM11423 Research Method [1-1-1 sks] 2 1 3
Total sks Semester I 14 7 21
2 Pilihan MK kekhususan Material & Manufacturing Process
RTM22133 Process analysis in Manufacturing Technology [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22143 Digital Manufacturing Technology [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22153 Rapid Manufacturing & Tooling [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22163 Project (Material & Manufacturing Processes) [0-0-3 sks] 0 3 3
Pilihan MK kekhususan Product & Tools/equipment Design
RTM22233 Computer aided Engineering/ analysis (Design) & Manufacturing tools [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22243 Concurrent Engineering/ Design for X [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22253 Rapid Tool Design & Development [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22263 Project (Product & Tools/ Equipment Design) [0-0-3 sks] 0 3 3
Pilihan MK kekhususan Manufacturing System, Operation & Maintenance
RTM22323 Digital Performance Management [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22333 Artificial & augmented Intelligence [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22343 Asset Optimization & Industrial Maintenance [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22353 Project (Manufacturing systems, Operation & Maintenance) [0-0-3 sks] 0 3 3
Pilihan MK Manufacturing Management & Competitiveness
RTM22433 Strategic Innovation Management [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22443 New Product Development [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22453 Entrepreneurship & New Business Development [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22463 Supply chain Management [1-1-1 sks] 2 1 3
RTM22473 Industrial Intelligence quality Management [1-1-1 sks] 2 1 3
Total sks Semester 2
*12 sks pilihan MK konsentrasi dan 9 sks pilihan MK pengelolaan, sehingga total 21 sks untuk setiap kekhususan
13 8 21
3 RTM31004 Proposal Tesis 4 4
RTM31008 Tesis Magister 8 8
Total Semester 3 12 12
Total sks Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur (RTM) 27 27 54

Tabel keterangan kodefikasi nama mata kuliah

RTM Digit angka ke-1 Digit angka ke-2 Digit angka ke-3 Digit angka ke-4 Digit angka ke-5
Penjelasan Kode program studi Rekayasa Teknologi Manufaktur Mata kuliah pada Semester berapa
Jenis mata kuliah:
1.  Wajib
2.  Pilihan
Kelompok MK:
1. Material & Manufacturing process
2. Product & Tools/ equipment design
3. Manufacturing, system, operation & maintenance.
4. Manufacturing management
No urut mata kuliah pada setiap kelompok mata kuliah. Jumlah sks pada mata kuliah
Contoh RTM11113 Semester ke-1 Jenis mata kuliah wajib Kelompok mata kuliah material manufacturing process No urut mata kuliah pertama pada kelompok material manufacturing process Bobot mata kuliah sejumlah 3 sks

Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur dapat diselesaikan dalam kurun waktu 1,5 Tahun atau 3 Semester dengan total sks = 54 sks. Pada Tabel Sebaran Mata Kuliah ditampilkan mata kuliah teori dan praktek pada setiap semester perkuliahan. Selain itu pada Tabel berikutnya ditampilkan keterangan kodefikasi nama mata kuliah Prodi MTr. RTM. Materi mata kuliah praktek Prodi MTr. RTM merupakan praktek untuk melakukan analisis, persiapan penelitian dan pemecahan masalah serta peningkatan kinerja dari sebuah teknologi yang sedang dihadapi.

Peserta didik dapat membawa proyek dari instansi masing-masing ataupun ikut serta melakukan penelitian pengembangan produk yang diberikan dari Prodi MTr. RTM. Peserta didik akan memperoleh gelar Magister Terapan (MTr) setelah menyelesaikan semua kewajiban pembelajaran pada Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur.

Pendaftaran